Pengertian Dan Jenis Topologi Jaringan Beserta Kekurangan dan Kelebihan

Pengertian Topologi Jaringan - Apa itu Topologi Jaringan ? Pengertian Topologi Jaringan adalah suatu cara atau konsep yang digunakan untuk menghubungkan antara komputer satu dengan komputer lainnya agar menjadi suatu jaringan yang saling terkoneksi.

Menurut Izaas El Said yang merupakan seorang ahli atau pakar jaringan komputer, Topologi jaringan komputer adalah suatu sistem yang dimana terdapat beberapa komputer yang saling terhubung, agar bisa berbagi informasi atau sumber daya yang dimilikinya.

Terdapat beberapa Jenis atau bentuk dari Topologi Jaringan ini dan masing-masing memiliki  perbedaan baik itu dari kecepatan, Biaya Instalasi biaya perawatan dan setiap dari topologi jaringan ini memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing.

Macam-Macam Topologi Jaringan beserta kelebihan dan kekurangannya

Gambar oleh TheDigitalArtist dari Pixabay

Seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa Manfaat dari Jaringan Komputer ini berfungsi atau digunakan agar beberapa komputer dapat saling terhubung atau terkoneksi, dan pada Artikel kali ini saya akan mencoba menjelaskan Macam-macam jenis topologi jaringan  yang sering digunakan beserta kekurangan dan kelebihanya masing-masing.


Jenis - Jenis Topologi Jaringan 

Topologi Jaringan Ini secara Umum terdapat beberapa jenis yang bisa kita bedakan berdasarkan konsep dan bentuknya seperti :

  • Topologi Ring
  • Topologi Bus
  • Topologi Star
  • Topologi Mesh
  • Topologi Tree


Dan Berikut dibawah ini adalah pengertian dari Masing-maisng Topologi Jaringan beserta kelebihan dan kekurangannya.


1. Topologi Ring (Cincin)

Topologi Ring atau yang biasa kita kenal dengan topologi cincin adalah suatu sistem topologi jaringan yang digunakan untuk menghubungkan komputer dengan komputer lainya yang mempunyai bentuk atau sebuah rangkaian yang menyerupai cincin atau berbentuk bulat, Topologi jaringan jenis  ring ini hanya membutuhkan kabel utp, rj45 dan Lan card Saja agar setiap komputer terkoneksi.

Topologi Ring

Kelebihan  Topologi Jaringan Ring :
  • Proses  Instalasi yang cenderung mudah
  • Biaya Instalasi terbilang sangat murah
  • Performa Koneksi yang sangat baik

Kelemahan  Topologi Jaringan Ring :
  • Rentan terjadi tabrakan arus data yang mungkin terjadi
  • Jika salah satu koneksi terputus maka akan berakibat pada lainya.
  • Cukup rumit jika terjadi Troublesetting

2. Topologi Bus

Topologi Bus adalah Topologi Jaringan yang menggunakan kabel tunggal atau kabel pusat sebagai media transmisinya yang dimana kabel tersebut adalah pusat dari seluruh komputer client dan server dihubungkan.

Biasanya untuk membangun topologi jaringan bus ini kabel yang digunakan adalah jenis kabel Coaxial dan konektor yang digunakan adalah konektor BNC, Terminator dan TBNC.

Topologi Bus

Kelebihan  Topologi Jaringan Bus  :
  • Mudah digunakan dan sangat sederhana
  • Sangat mudah apabila ingin menambah Client atau Workstation baru
  • Penggunaan Kabel yang tidak terlalu banyak
  • Biaya Intalasi jauh lebih murah dibanding dengan Topologi Jaringan lainya

Kelemahan  Topologi Jaringan Bus :
  • Traffic (Lalu lintas) data yang sangat padat, sehingga kinerja biasayanya sangat lambat
  • Proses pengiriman dan penerimaan data yang kurang efisien
  • Apabila terjadi Troublesetting pada salah satu node, maka akan mempengaruhi lainya dan Down
  • Sulit Untuk mencari letak Troublesetting

3. Topologi Star

Topologi Star atau yang biasa disebut dengan Star Network merupakan topologi jaringan yang paling banyak digunakan, Konsep Topologi star ini adalah dimana menggunakan Hub atau Swicth sebagai penghubung antar Client, dan kabel yang digunakan adalah kabel UTP.

Topologi star

Kelebihan  Topologi Jaringan Star :

  • Sangat mudah apabila ingin menambah Client dan tanpa mengganggu lainnya.
  • Apabila terjadi kerusakan pada salah satu Client dalam jaringan tersebut, maka hal tersebut tidak akan membuat topologi ini down.
  • Sangat mudah mencari sumber Troublesetting
  • tingkat keamanan data yang lebih tinggi

Kelemahan  Topologi Jaringan Star :

  • Apabila Hub atau Swicth tersebut rusak maka seluruh jaringan tidak berfungsi
  • membutuhkan banyak sekali kabel, dan pastinya memerlukan biaya yang lebih tinggi
  • Penambahan Client sangat terbatas karena hanya pada Jumlah port yang terdapat pada hub atau Swicth
  • Jaringan akan terasa lambat apabila traffic data padat


4. Topologi Mesh

Topologi Mesh adalah topologi jaringan yang mempunyai konsep seperti jala, Topologi ini adalah topologi yang bisa digunaka untuk rute yang banyak, setiap perangkat yang terdapat dalam topologi jaringan ini dapat langsung terhubung dengan perangkat lainya tanpa memerlukan Hub atau swicth sehingga kecepatan data lebih maksimal.

Topologi Mesh


Kelebihan  Topologi Jaringan Mesh :

  • Bandwidth limit yang besar
  • Tidak terkendala dengan Tabrakan arus data karena memiliki jalur pengiriman yang banyak

Kelemahan  Topologi Jaringan mesh :

  • Jika Jumlah Komputer yang terdapat dalam topologi jaringan ini semakin banyak maka peralatan yang terhubung pun akan semakin banyak
  • Biaya Instalasi yang sangat besar
  • Dan Proses Instalasi yang jauh lebih rumit

5. Topologi Tree

Seeperti namanya Topologi Tree adalah topologi jaringan yang memiliki konsep seperti sebuah pohon atau akar , topologi Tree ini adalah gabungan konsep dari topologi Bus dan topologi Star, Penggunaan dari Topologi ini adalah untuk interkoneksi antar hierarki yang berbeda.


Kelebihan  Topologi Jaringan Tree :
  • Topologi Jaringan yang sangat mudah apabila ingin dikembangkan agar lebih luas
  • Penerapan dan pengembangan jauh lebih mudah
Kelemahan  Topologi Jaringan Tree :
  • Cara kerja atau kinerja dari topologi jaringan ini cenderung lambat
  • penggunaan kebel dan perangkat yang banyak sehingga biayanya pun cukup mahal
  • Apabila komputer diatas memiliki masalah maka akan mempengaruhi komputer dibawahnya

Dan itulab beberapa pembahasan mengenai Macam-macam Topologi Jaringan Komputer beserta kelebihan dan kekurangannya, dan dari penjelasana diatas bisa simpulkan bahwa masing-masing topologi jaringan tersebut mempunyai karakteristik yang berbeda mulai dari konsep, biaya Instalasi dan sebagainya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel